[icegram campaigns=”915″]

Arsitektur futuristik adalah arsitektur yang di desain dengan bentuk yang aneh dan berorientasi masa depan dan juga tidak lazim. Bentuk desain yang arsitektur futuristik ini bisa berbentuk kotak, bulat, atau tidak beraturan sekali atau berbentuk seperti badan hewan. Beberapa desain futuristik dari arsitektur modern ini ada yang sebenarnya dalam proses sedang dibangun atau akan dibangun serta ada yang sudah berdiri tegak dan digunakan. Dan ada juga yang masih dalam bentuk model dan replika.

sumber: http://www.bandung123.com

Image

sumber: desainrumahkeren.com

Image

sumber: solusiproperti.com

Image

sumber: homeize.com

 

Futuristic merupakan trend fashion yang berarti trend masa depan.  Namun trend fashion futuristic sudah menjadi suatu style yang baru dan memberikan pengaruh pada setiap rancangan yang ada. Saat ini fashion futuristic style diibaratkan seperti suatu yang lebih dari sebuah desain modern. Desain futuristic style dapat terjadi dengan adanya permainan pola pola geometris. Memainkan komposisi  dari bentuk-bentuk geometri menjadi suatu komposisi yang dapat terlihat  beda dari desain-desain saat ini.

Futuristic mempunyai arti yang bersifat mengarah atau menuju  ke masa depan. futuristic pada bangunan berarti mengesankan bahwa  bagunan itu berorientasi ke masa depan atau bangunan itu selalu mengikuti  perkembangan jaman yang ditunjukkan melalui ekspresi bangunan.

Gaya interior futuristic, tidak harus tampil kaku, dingin dengan  garis-garis lurus dan tegas. Gaya ini juga dapat pula menerapkan dasar  rancangan melalui bentuk geometris,seperti bentuk lengkung,lingkaran dan  bentuk lainnya yang asimetris serta desain yang unik,simple dan  berorientasi pada masa depan.Bentuk seperti ini akhirnya menajadi bagian dalam desain futuristic. 

Fleksibilitas dan kapabilitas bangunan adalah salah satu aspek futuristic, Fleksibilitas dan kapabilitas sendiri adalah kemampuan bangunan  untuk melayani dan mengikuti perkembangan tuntutandan persyaratan pada  interior itu sendiri.

Implementasi pembentuk ruang:

1. Dinding. Konsep dinding menggunakan beberapa pengolahan ;

  • Pengolahan pertama, dinding menggunakan plester semen lalu dilakukan proses finishing dengan menggunakann wall paint   dengan warna dan jenis yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.
  • Pengolahan yang kedua, yaitu dinding menggunakan treatment berbahan acrylic yang juga berfungsi sebagai pencahayaan ruang. Dan gypsum board yang di finishing dengan hpl berwarna putih dan juga berfungsi sebagai pencahayaan ruang karena adanya aplikasi lampu electroluminecent wire pada dinding.
  • pengolahan pada dinding ruang pagelaran fashion show yang memerlukan penangan tata suara khusus menggunakan sistem dinding dobel dan wall covering dengan pengaplikasian glass woll sebelum proses plester semen dan finishing dengan menggunakan foam ruber yang dilapisi lagi dengan kain jenis suede. Sehingga mampu meredam suara dengan baik.

2. Konsep Material.  Untuk dapat mendukung tema desain yang bersifat futuristic maka material utama yang digunakan dalam perancangannya adalah pemilihan material yang mencirikan masa depan (future) antara lain material – material yang dihasilkan melalui hasil proses industri seperti Penggunaan material stainless steel, clear glass, finishing kayu duco, finishing kayu laquer, acrylic, fnishing HPL, dan stone granit. Memadukan material – material ini pada material dinding, ceiling, dan lantai. Material lainnya yang digunakan adalah material yang memiliki sifat penyerap suara atau yang bersifat absorbent yang jauh lebih baik seperti penggunaan material lapisan karpet, karet padat, foam dan burgess steel . material – material ini akan diaplikasikan pada ruangan pagelaran fashion show dan ruangan yang memerlukan penanganan tata suara khusus lainnya dan dipadukan dengan material yang bersifat reflector

3. Konsep Warna.  Pengaplikasian warna pada elemen pembentuk ruang interior menggunakan warna warna netral sebagai analogi dari dunia teknologi, selain itu penggunaan warna – warna ini sama seperti sifat dari fashion itu sendiri yaitu selalu berkembang dan berubah – ubah. aplikasi warna putih dengan aplikasi warna dengan intensitas penuh sebagai aksen ruang. Penggunaan warna putih sebagai warna dasar dari konsep warna bertujuan untuk membuat sebuah objek menjadi lebih cerah, lapang danluas.warna putih merupakan warna netral yang cocok diaplikasikan dengan warna apapun. menggunakan skema warna analogus pada perancangan fashion center ini yaitu menggunakan pemilihan warna yang berdekatan pada lingkaran warna. Pemilihan warna biru – ungu untuk menggenapi konsep skema warna ini. dengan skema warna ini memunculkan sifat warna yang selaras dan tidak membosankan, warna yang selaras adalah warna – warna yang seiringan dan pada lingkaran warna terletak berdekatan. Pemilihan warna netral dan tidak dekoratif pada perancangannya bertujuan untuk secara tidak langsung menjadi latar dari sebuah fashion yang ingin ditampikan paca fashion center ini. mengaplikasikan warna netral dengan aksen warna analogus dari biru – ungu dengan tujuan agar segala hal yang ditunjukan akan terlihat lebih menarik. Pemilihan konsep warna ini juga berdasarkan pendapat atau teori yang dikembangkan oleh pakar warna Sulasmi Darmaprawira W.A .

Image

color wheel

sumber: tremped-rose.blogspot.com

4. Konsep Furniture. Konsep furniture yang digunakan pada proyek ini mengacu pada konsep futuristic yang sudah dipilih, tidak harus tampil kaku, dingin dengan garis-garis lurus dan tegas. Gaya ini juga dapat pula menerapkan dasar rancangan melalui bentuk geometris,seperti bentuk lengkung,lingkaran dan bentuk lainnya yang asimetris serta desain yang simple dan berorientasi pada masa depan.

Image

furniture futuristik

sumber: lushome.com

 

Sumber:  http://elib.unikom.ac.id

 

Contoh desain interior futuristik:

Image

Dirancang oleh arsitek Italia, Simone Micheli, rumah ini dikelilingi oleh vila-vila bergaya Renaissance di lereng bukit Settignano, Florence. Keindahan interior futuristiknya tersembunyi di balik fasad abad-20.

Interior futuristik itu terdiri dari beberapa cermin pantul yang “menangkap” dunia luar, lalu menciptakan bentrokan estetika antara alam sekitar dan modernisasi di dalam ruangan. Kreasi tersebut tercipta sebagai proyek penyatuan dua apartemen kecil dengan karakteristik yang sangat berbeda.

Untuk membuat suasana cerah lewat desain kontemporer ini, Simone menggabungkan ruang tamu terbuka, ruang makan, dan dapur. Ia menjadikan pintu sebagai fitur menarik dari kayu yang disandingkan dengan baja, sedangkan sisi lainnya dihiasi dengan panel-panel cermin pantul.

Sehingga kini ruangan Anda akan terlihat lebih terang dan tentu saja menjadi hemat energi.

Sumber: designboom.com

 

Komentar dan Kesimpulan:

interior yang futuristik merupakan sebuah gaya yang berani, yang ditunjukan dari elemen elemen pembentuk ruangnya. karena desain futuristik ini memilliki kiblat ke arah masa depan, maka desain desainnya memang harus di desain sedinamis dan seaneh mungkin agar menciptakan suatu kesan yang baru dan membuat penikmatnya menjadi tidak bosan. Interior futuristik juga sangat mudah dikenali terutama dari segi:

  • permainan bidang ruangnya
  • materialnya yaitu: kaca, stainless steel, clear glass, finishing kayu duco, finishing kayu laquer
  • warnanya yang lebih netral dan tidak mencolok
  • furniturenya yang sangat futuristik dan dinamis

 

Bagikan

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Like us
Categories