“ Sering dicap simbol kemiskinan di negeri sendiri, pesona bambu justru mengungguli kayu dan menjadikannya material favorite arsitek dunia “

rumah bambu 2

Kalau ditawari kayu, arsitek luar negeri sana pasti akan beranggapan ilegal logging, makanya kalau ada permintaan kontruksi, saat ini mereka cenderung lebih menyukai bambu. Sama sama kuat dan lebih murah.

Bambu dianggap sebagai material baru yang akan menggantikan fungsi kayu, baja, alumunium, keramik, lantai bata, gipsum, dan material bangunan lainnya. Namun persepsi masyarakat yang masih merendahkan derajat bambu sebagai material bangunan menjadi kendala yang harus di hadapi oleh para arsitek.

“ Mereka bilangnya bambu itu material yang murahan, tidak modern, kampungan dan bahkan mengecapnya sebagai simbol kemiskinan “ ujar salah satu arsitek.

Hal tersebut didasari pada penggunaan bambu sebagai material utama pada rumah-rumah tradisional dan rumah di perkampungan. Padahal, material mambu yang mereka gunakan memiliki kelebihan yakni kuat, mudah didapat dan murah. Bahkan keseluruhan bambu bisa dimanfaatkan, dari bagian akarnya hingga pangkalnya, baik untuk makanan hingga struktur bangunan. Material ini lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah.

Apa istimewanya?

Layaknya kayu, material bambu pun tidak kalah unggul dalam hal performa. Berikut ini beberapa keistimewaan bambu yang membuatnya di lirik arsitek dunia.

  1. Sekuat baja selentur karet.
  2. bangunan-bambu-minimalis

Jangan salah, bambu memiliki kekuatan layaknya sebuah baja. Pada beberapa jenis bambu, kekuatan daya tarik pada kulitnya mampu melampau daya tarik baja. Ruas-ruasnya yang cukup lentur dapat dimanfaatkan sebagai kolom bangunan. Bambu juga dapat di manfaatkan sebagai material bangunan yang ramah gempa, karena sifatnya uang lentur dan ringan. Material ini dapat dijadikan sebagai pengisi balok, kolom, pengisi atap, lantai dan dinding.

  1. Mencegah polusi,

Siapa sangka tanaman bambu dapat menghaslikan oksigen (O2) lebih banyak dari dan lebih baik daripada tanaman lainnya. Produksi biomassa bambu yang lebih banyak ketimbang pohon lainnya membuat bambu dapat menghasilkan oksigen lebih baik juga. Sehingga tanaman bambu dapat diaplikasikan sebagai pagar hunian, atau aksesories pengisi taman.

kolam ikan taman rumah7

  1. Fleksibel untuk ditanam.

Bambu bukanlah tanaman yang manja, ia dapat hidup dimana saja dan dapat tumbuh dengan cepat. Hanya dengan 1 bibit, beberapa ruas bambu dapat tumbuh di sekitarnya. Pertumbuhan bambu juga lebih fleksibel dibanding kayu, dapat di panen usia tanam 3-5 tahun, dapat tumbuh di mana saja, bisa menghindari dan menahan erosi karena sifatnya yang dapat menahan air. Ketika menginginkan bambu sebagai bahan bangunan, sebaiknya di tanam di daerah yang kering karena akan menghasilkan bambu yang lebih kuat.

  1. Sustainable Construction.

Sustainable Construction / Pembangunan berkelanjutan adalah salah satu kampanye yang terus digalakan oleh para arsitek dunia. Salah satu syarat untuk memenuhi kebutuhan pembangunan berkelanjutan adalah memberdayakan material sekitar yang ramah lingkungan. Nah, bambu menjadi salah satu bentuk pembangunan berkelanjutan yang memiliki sifat tumbuh yang cepat, yakni sekitar 3-5 tahun dan mudah di tanam kembali sehingga material ini mudah didapat. Dengan penggunaan bambu, otomatis kita menghemat penggunaan kayu dan mengurangi penebangan hutan.

dezeen_Salon-in-Bangkok-desain-interior-memakai-bambu

bamboo_decorations

kapal_bambu_interior

Indonesia kaya akan bambu

Indonesia haruslah lebih berbangga karena memiliki kekayaan bambu yang beragam. Elizabeth A. Widjaya, Ahli Taksonomi Bambu dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan sekitar 12 % bambu dunia ada di indonesia dan 161 jenis bambu tersebar di seluruh indonesia. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak mengoptimalkan material ini untuk berbagai keperluan, seperti dijadikan Furniture, kerajinan tangan, musik dan konstruksi bangunan. Contoh negara yang memanfaatkan bambu sebagai material bangunannya adalah jepang pada bangunan rumah, Thailand untuk pembangunan sekolah , dan negara lainnya.

dekorasi bambu

Beberapa jenis bambu yang dapat dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan adalah bambu betung / petung ( untuk pilar bangunan ), Bambu Tali ( Untuk pengisi atap ), Bambu Gombong dan beberapa jenis bambu lainnya. Para ahli mengatakan, bambu yang paling ideal untuk konstruksi bangunan adalah jenis bambu petung hitam.

furniture bamboo

Alikasi tepat, bambu lebih tahan lama

Lewat aplikasi dan perawatan yang tepat bambu bisa bertahan hingga ratusan tahun. Untuk dapat mempertahankan hingga selama itu tentu tidak gampang. Meski bambu mudah aplikasi nya, tetapi perawatan bambu tidaklah mudah. Sebelum di aplikasikan pada bangunan, sebaiknya diawetkan terlebih dahulu. Pengawetan bambu akan membuat bambu lebih bertahan lama dan terhindar dari serangan serangga – rayap, bubuk dan lainnya. Berikut cara pengawetannya :

  1. Sistem pengawetan bambu ada dua cara, pertama merendamnya kedalam air dengan beberapa helai daun nimba, kedua mengguanakan bahan kimia. Para ahli mengatakan, penggunaan bahan kimia untuk pengawetan tidak disarankan karena tidak ramah lingkungan. Sebaiknya gunakan pengawetan alami dengan air dan diamkan selama 1-3 bulan.
  2. Ketika dibakar bambu akan mengeluarkan cairan seperti cuka, cairan ini dapat digunakan untuk merawat bambu dari serangan hama yang menyerang bagian dalam bambu.
  3. Pada saat mengaplikasikan bambu sebagai material pengisi atap, lapisi atap dengan beberapa lapisan bambu. Ketahanan atap akan bergantung kepada seberapa tebalnya material atap tersebut. Semakin tebal bambu maka semakin tahan lama atap tersebut.

Menanam Kembali

Salah satu hal yang paling kerap dilupakan orang ketika menggunakan material ini adalah lupa menanam kembali, padahal proses itulah yang terpenting. Bambu mudah ditanam dan tidak memerlukan banyak perawatan, jadi tidak ada salahnya sehabis menggunakan, tanam kembali. Tidak hanya untuk bambu, material alam lainnya pun patut diperlakukan hal yang sama, menggunakannya lalu menggantinya dengan yang baru.

hutan-bambu_bangli

Dengan keberagaman dan kekayaan bambu yang kita miliki, tidak ada salahnya memanfaatkan material ini untuk berbagai keperluan. Toh, pengaplikasian dan perawatannya tidak rumit, kok.

 

 

 

 

 

Bagikan

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Like us
Categories