“Bingung memilih karpet yang sesuai untuk dekorasi ruangan di dalam rumah? Empat hal ini perlu anda pertimbangkan sebelum membelinya.

[amazon text=Amazon&cat=local&last=30&wishlist_type=Similar][amazon text=Amazon&cat=local&last=30&wishlist_type=Similar]

Kini, kehadirannya tidak lagi sebagai penutup lantai. Karpet juga memberikan warna tersendiri bagi ruangan. Dengan pilihan motif dan warna yang mencolok, ia bisa digunakan sebagai aksen. Bahan karpet yang lembut, juga bisa menciptakan kenyamanan sehingga menjadikan suasana rumah kian akrab.

Agar kehadiran karpet bisa memberikan efek sesuai dengan yang di inginkan, maka memilih dan menata karpet tidak boleh asal-asalan. Jika pemilihannya tidak tepat, kehadirannya justru berdampak negatif pada ruangan. Karena, adar kehadirannya bisa membuat ruangan tampil menarik dan mampu menghangatkan suasana, pemilihan dan penataannya harus pas. Pasalnya, karpet yang beredar saat ini memiliki banyak variasi, mulai dari jenis bahan, panjang benang, ukuran, warna, dan motif.

Menurut Inge Mulyadi dari Aristocrat, distributor karpet yang berada di Mall Ratu Plaza Jakarta, ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam memilih karpet. Inilah hal-hal tersebut :

  1. Tema ruangan

Jenis karpet sebaiknya disesuaikan dengan tema atau konsep ruangan yang anda ciptakan. Jika memilih tema klasik, karpet Persia dan sejenisnya akan menjadi pilihan yang tepat. Akan tetapi jika anda ingin menampilkan kesan klasik moderen, pilihlah karpet berpola dari Eropa tidak terdapat banyak detail.

Untuk tema ruangan moderen bernuansa minimalis, anda dapat memakai karpet dengan warna lembut dan bermotif, misalnya motif bergaris ataupun kotak-kotak.

Tema ruangan berkaitan dengan pilihan bentuk, warna, dan motif karpet. Misalnya, jika anda menginginkan penataan bergaya klasik, sebaiknya pilih karpet bertema klasik.

Interior-Karpet-Rumah-Minimalis-di-Kamar-Tidur-4-Karpet-Kotak-Kotak-Colorful-Nuansa-Modern-dan-Futuristik

  1. Furniture pengisi ruangan

Pengisi ruangan in memiliki ukuran dan warna, yang berpengaruh terhadap ukuran dan warna karpet. Misalnya, untuk ruang keluarga dengan sofa tiga dudukan, bisa menggunakan karpet berukuran 160 cm x 230 cm. Untuk ukuran furniture lebih kecil, pilih yang berukuran 120 cm x 170 cm.

Soal warna, pilih yang selaras dengan warna furniture atau sengaja “ditabrakan” untuk memberikan kesan kontras. Jadi, pilihan warna yang tepat bergantung dari konsep penataan ruangan. Untuk rumah klasik dengan nuansa hijau misalnya, akan lebih cocok kita pasangkan dengan karpet berwarna hijau dengan aksen merah. Dengan demikian, satu kesatuan tema yang harmonis akan terbentuk. Ruangan yang penuh dengan perabotan akan terasa kurang pas jika menggunakan karpet bermotif penuh warna dan gambar.

Karpet pengisi ruangan

 

  1. Fungsi ruangan

Fungsi ruangan tak kalah penting sebagai hal yang harus diperhatikan dalam memilih jenis karpet. Pertimbangkan, apakah karpet akan diletakan di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau kamar tidur. Secara umum, untuk ruangan yang intensitas orang yang berlalu lalangnya sendah, seperti kamar tidur, anda bisa menggunakan karpet berbahan lembut dan mewah. Sedangkan untuk ruangan lain yang traffic lalu lalangnya tinggi, misalnya ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan, dapat menggunakan karpet yang mudah dibersihkan, seperti karpet berbahan polyprophylene.

Untuk ruang tamu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah ukurannya. Ukurannya ada 2 pilihan yaitu karpet berukuran besar, yang bisa muat untuk semua furnitur (kursi dan meja), atau yang berukuran lebih kecil untuk meng-highlight hanya satu furnitur, misalnya karpet kecil di bawah meja pajangan atau coffe table.

Sedangkan untuk ruang keluarga, pilihannya bisa menghadirkan karpet tipe benang panjang (shaggy rugs). Jenis karpet yang lebih tebal ini bisa memberi kenyamanan dan suasana hangat saat digunakan untuk duduk.

Jika anda memiliki ruang bayi, karpet bisa dimasukan kedalam ruangan karena fungsi nya bisa membuat rileks telapak kaki orang tua atau pengasuhnya ketika menggendongnya. Ketika sang bayi sudah besar, kehadiran karpet bisa menjadi area bermain. Karena nya pilihlah jenis karpet yang aman untuk merangkak dan bermain.

karpet-warna-warni-untuk-interior-ruangan ruang tamu

  1. Ukuran ruangan

Ukuran ruangan berpengaruh terhadap ukuran karpet. Perbandingan ukuran yang terlalu jauh – ruang terlalu besar dan karpet terlalu kecil, atau sebaliknya – dapat memberikan kesan njomplang alias tidak seimbang.

Jadi, seandainya anda memiliki ruangan 4m x 5m misalnya, dapat menggunakan karpet dengan ukuran 160 cm x 230 cm. Jika ukuran lebih kecil, gunakan karpet ukuran 120 cm x 170 cm.

 

Pilih Wol atau Polyprophylene?

nylon-and-polypropylene-carpet-inserts

Versus (Vs)

Flokati-Natural-Area-Rug-Wool-Heavy-Soft-Shag-wools Carpet

 

Dari beberapa jenis bahan pembuatnya, karpet wol dan polyprophylene merupakan 2 jenis karpet yang banyak dipilih pemakainya. Apa saja kelebihan dan kekurangan kedua jenis karpet tersebut ?

  1. Karpet Wol ( Karpet berbahan alami )

Kelebihan :

  • Wol adalah serat alam yang berkualitas sangat baik.
  • Karpet dengan bahan dasar wol akan terasa membal dan tidak akan rata meski telah di injak.
  • Lebih tahan lama
  • Lebih tahan api
  • Ramah lingkungan

in-the-warmth-of-wool-rugs-docor-carpet

Kekurangan :

  • Sulit dibersihkan karena debu menempel pada benang
  • Benang wol mudah lepas saat dibersihkan, sehingga kurang cocok untuk orang yang tekena alergi.
  • Harga relatif mahal

wool-carpet

  1. Karpet polyprophylene ( Karpet sintesis )

karpet polyprophylene

Kelebihan :

  • Tahan terhadap noda
  • Cukup kuat tidak mudah rata jika di injak
  • Mudah dibersihkan
  • Memiliki warna cerah
  • Cocok digunakan untuk kamar anak kecil
  • Harga relatif lebih murah

Kekurangan :

  • Tampilan keindahannya tidak sebagus wol.

 

 

 

 

Bagikan

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Like us
Categories